Kamis, 14 Januari 2016

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Ekonomi

                                    Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Ekonomi
Direktorat Asia Timur dan Pasifik (Astimpas), Kementerian Luar Negeri dalam rangka mendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi telah menyelenggarakan Bilateral Technical Meeting Indonesia-Jepang di Makassar. Kegiatan Bilateral Technical Meeting Indonesia-Jepang khususnya membahas tindak lanjut kesepakatan Presiden RI dengan PM Jepang untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi melalui pengoptimalan kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
“Jepang merupakan investor asing terbesar ke-2 Indonesia dengan nilai USD 2,7 milyar. Namun, investasi Jepang mayoritas berada pada sektor otomotif dan didominasi di Pulau Jawa, terutama Jabodetabek. Untuk itulah, perlu dilakukan general review terhadap IJEPA guna menyusun strategi dalam mendorong investasi Jepang beyond Java and beyond automotive. Kemlu siap mendukung daerah melakukan diplomasi ekonomi dan mengundang daerah untuk memanfaatkan 132 Perwakilan RI untuk mengeksplorasi potensi-potensi daerah”, demikian disampaikan Duta Besar Nur Syahrir Rahardjo dalam sambutannya.
Kegiatan Bilateral Technical Meeting Indonesia-Jepang dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama menjadi wadah bertukar pandangan antara Kementerian Luar Negeri dengan Kementerian/Lembaga serta stakeholders terkait terhadap upaya fasilitasi peningkatan ekspor Indonesia ke Jepang, khususnya di bidang pertanian dan perikanan serta peningkatan investasi Jepang di Indonesia.
Sebagai narasumber pada sesi ini adalah Plt. Kepala BKPMD Sulawesi Selatan, Bapak Irman Yasin Limpo, DR. Hermanto, Peneliti Senior Kementerian Pertanian, dan Sekjen Asosiasi Tuna Longline Indonesia, Bapak Dwi Agus Siswa Putra. Berbagai masukan mengenai fokus dalam general review IJEPA, struktur eskpor produk pertanian dan perikanan Indonesia ke Jepang beserta permasalahan yang dihadapi dibahas oleh tiga narasumber pada sesi pertama ini.
Pada sesi kedua, kegiatan difokuskan pada diskusi mengenai proyek-proyek yang dapat ditawarkan kepada investor Jepang. Masing-masing perwakilan dari Kawasan Industri Makassar (KIMA), BKPMD Sulawesi Selatan dan Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan menyampaikan berbagai program yang akan dikembangkan, diantaranya pembangunan kawasan industri baru, Kereta Api Trans-Sulawesi dan commuter line Makassar. Pihak Jepang yang diwakili oleh Konsul Jepang di Makassar serta perwakilan dari JICA mengapresiasi berbagai program dan inisiatif yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
 Peserta kegiatan juga berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke PT. Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan PT. Pelindo IV Makassar guna meninjau secara langsung berbagai proyek investasi yang dapat dimasuki oleh investor asal Jepang
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar